Tim Media (16/07/2025) – SMKN 1 Jerowaru menggelar dua agenda penting menjelang dimulainya Tahun Pelajaran 2025/2026. Kegiatan tersebut meliputi Workshop Pendekatan Pembelajaran Mendalam untuk mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA), serta Rapat Pembagian Tugas Guru dan Pegawai untuk semester ganjil. Kedua kegiatan ini berlangsung di Ruang Guru SMKN 1 Jerowaru dan diikuti oleh seluruh tenaga pendidik dan kependidikan.
Kegiatan pertama, yaitu Workshop KKA, dilaksanakan selama tiga hari, mulai tanggal 14 hingga 16 Juli 2025. Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam menerapkan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning approach) yang selaras dengan Kurikulum Merdeka, khususnya pada mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial.
Pembina SMKN 1 Jerowaru, Bapak Lalu Iqbal, hadir sebagai narasumber dan membawakan materi mengenai integrasi pemrograman dasar, logika algoritma, serta pengantar kecerdasan buatan dalam proses belajar mengajar. Workshop ini secara resmi dibuka oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Bapak Aswandi, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya kesiapan guru menghadapi perkembangan teknologi dan tuntutan pendidikan berbasis digital.
Sementara itu, pada tanggal 15 Juli 2025, SMKN 1 Jerowaru juga melaksanakan Rapat Pembagian Tugas Guru dan Pegawai untuk Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2025/2026. Rapat ini dipimpin langsung oleh Kepala SMKN 1 Jerowaru, Bapak Azany, yang menyampaikan beberapa poin penting terkait penyegaran tugas, penyesuaian jumlah jam mengajar, serta strategi peningkatan layanan pendidikan di sekolah.
Dalam kesempatan tersebut, kepala sekolah juga memperkenalkan dua guru baru yang akan mulai bergabung pada semester ini, yaitu Bapak Sarif Hidayatullah sebagai guru Seni Budaya dan Ibu Ely sebagai guru Pendidikan Kewarganegaraan (PKn). Diharapkan kehadiran tenaga pendidik baru ini dapat memperkuat komposisi tim pengajar di SMKN 1 Jerowaru.
Melalui dua kegiatan penting ini, SMKN 1 Jerowaru menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan dan kesiapan menghadapi tantangan zaman. Pembinaan kompetensi guru melalui workshop serta pembagian tugas yang terencana menjadi fondasi utama dalam menyongsong tahun ajaran baru yang lebih produktif dan berkualitas.
Referensi Kontekstual:
Pendekatan pembelajaran mendalam menjadi salah satu strategi utama dalam Kurikulum Merdeka yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Melalui pendekatan ini, siswa tidak hanya memahami permukaan materi, tetapi juga mampu menganalisis, mengevaluasi, dan mengembangkan pengetahuan secara mandiri dan kontekstual. Kegiatan seperti Workshop KKA di SMKN 1 Jerowaru menjadi bentuk implementasi nyata dari semangat tersebut.
🎥 Tonton dokumentasinya di YouTube: SMKN 1 Jerowaru