Artikel

Top! SMKN 1 Jerowaru Gandeng Puskesmas Sukaraja Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis Siswa

Top! SMKN 1 Jerowaru Gandeng Puskesmas Sukaraja Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis Siswa
Artikel
29 July 2025
administrator
89 x
2 menit

Tim Media | 28 Juli 2025 - SMKN 1 Jerowaru menyelenggarakan kegiatan Pemeriksaan Kesehatan (RIKES) bagi seluruh 280 peserta didik baru Tahun Pelajaran 2025/2026. Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin (28/07/2025) ini merupakan bentuk komitmen sekolah dalam membangun budaya sehat sejak dini untuk mendukung proses pembelajaran yang optimal.

Advertisement

Kepala SMKN 1 Jerowaru, Azany MM, menyatakan bahwa pemeriksaan kesehatan ini sepenuhnya gratis bagi siswa. "Alhamdulillah, mulai tahun ini kami sudah bisa mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis berkat kerja sama dengan Puskesmas Sukarara. Ini adalah bentuk perhatian kami tidak hanya terhadap aspek pendidikan, tetapi juga kesehatan anak-anak kami," ujarnya.

Beliau juga berharap program ini dapat berkelanjutan. "Mudah-mudahan ini menjadi program berkelanjutan, tidak hanya untuk kelas X, tetapi juga kelas XI dan XII. Harapannya, anak-anak kami tidak hanya cerdas, tetapi juga sehat secara jasmani dan rohani," tambahnya.

Cakupan Pemeriksaan Menyeluruh
Jenis pemeriksaan yang dilakukan sangat komprehensif, mencakup:

  • Pengukuran kadar Hemoglobin (HB) dan golongan darah

  • Screening penyakit menular seperti TBC

  • Deteksi dini risiko penyakit jantung dan pengukuran tekanan darah

  • Pengecekan kondisi mata (visus)

  • Pemeriksaan riwayat kesehatan keluarga dan kesehatan jiwa ringan

Dukungan dari Puskesmas Sukaraja
Kepala Puskesmas Sukaraja, Muksan Efendi, S.Kep, MM, mengapresiasi inisiatif sekolah ini. "Kerja sama ini adalah terobosan luar biasa. Kami tidak hanya melakukan pemeriksaan laboratorium, tetapi juga screening penyakit menular dan risiko-risiko kesehatan yang bisa memengaruhi proses belajar siswa," jelasnya.

Temuan dan Rekomendasi Medis
Dr. Anggra Bimantoro, dokter yang bertugas dalam pemeriksaan ini, menyoroti pentingnya deteksi dini. "Banyak siswa yang kadar hemoglobinnya rendah, yang bisa jadi akibat pola makan kurang bergizi, kebiasaan tidur larut malam, dan kurang aktivitas fisik," paparnya.

Beliau juga menekankan peran guru dalam mendukung kesehatan siswa. "Guru sebagai 'orang tua kedua' di sekolah sangat penting dalam mengenali dan mengarahkan siswa untuk menjaga kesehatannya," tambah Dr. Bimantoro.

Komitmen Berkelanjutan
Program RIKES ini merupakan bagian dari strategi sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan nyaman. Pihak sekolah berkomitmen untuk menjadikan kegiatan ini sebagai agenda rutin tahunan yang dapat menjangkau seluruh siswa dari semua tingkat kelas.

Dengan tubuh yang sehat dan mental yang kuat, siswa diharapkan mampu mengikuti kegiatan belajar dengan optimal dan berprestasi sesuai potensi masing-masing.

Advertisement

Sumber: cahayamediaindonesia.com

89
2 menit
Bagikan:

Diskusi 0

Belum ada komentar