Tim Media (18/03/2025) – SMKN 1 Jerowaru menjadi salah satu sekolah yang dikunjungi Gubernur Nusa Tenggara Barat, L. Iqbal, dalam rangka kegiatan Safari Ramadhan 2025, yang digelar pada 16 Maret 2025 di Kabupaten Lombok Timur.
Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang bertujuan mempererat silaturahmi serta memantau langsung kondisi pendidikan di berbagai wilayah. Dalam kunjungannya ke SMKN 1 Jerowaru, Gubernur NTB didampingi oleh Wakil Bupati Lombok Timur dan Kepala Cabang Dinas Dikbud Lombok Timur, H. Saiful Islam.
Dalam sambutannya, H. Saiful Islam menyampaikan ucapan selamat datang dan rasa terima kasih atas kesediaan Gubernur NTB untuk bersilaturahmi dengan keluarga besar pendidikan di Lombok Timur. Ia juga memaparkan kondisi sekolah-sekolah di wilayahnya, termasuk SMKN 1 Jerowaru yang kerap terdampak banjir setiap tahun.
“Setiap musim hujan, air setinggi 30–40 cm masuk ke beberapa ruang kelas sehingga kegiatan belajar terganggu,” jelasnya.
Selain itu, H. Saiful Islam juga melaporkan jumlah sekolah yang ada di Lombok Timur, yaitu 21 SMA Negeri, 12 SMK Negeri, 61 SMA Swasta, 87 SMK Swasta, serta 5 SLB Swasta.
Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, dalam kesempatan yang sama menyampaikan harapannya agar lulusan SMK mampu menjadi wirausaha muda yang mandiri.
“Kami berharap lulusan SMK tidak hanya menjadi pekerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja sendiri,” ungkapnya.
Sementara itu, Gubernur NTB menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan di tingkat SMA, SMK, dan SLB.
“Saya minta semua kepala sekolah fokus meningkatkan kualitas pendidikan. Kami sedang memetakan kondisi sekolah di NTB untuk menentukan prioritas penanganan, termasuk SMKN 1 Jerowaru yang masuk kategori mendesak,” tegasnya.
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur juga meninjau langsung kondisi fisik bangunan SMKN 1 Jerowaru dan mengakui bahwa beberapa fasilitas memang memerlukan perhatian serius.
Kepala SMKN 1 Jerowaru, Azany Muzzammil Massani, S.T., M.Pd., menyampaikan rasa syukurnya atas kunjungan tersebut.
“Kami sangat bersyukur karena sekolah kami menjadi salah satu tujuan Safari Ramadhan. Semoga perhatian ini menjadi langkah awal agar SMKN 1 Jerowaru bisa sejajar dengan sekolah-sekolah lain di NTB,” ujarnya.
Ia juga berharap agar kondisi sekolah yang rawan banjir dapat segera mendapatkan solusi nyata, sehingga proses belajar mengajar bisa berjalan lebih nyaman dan aman.
(CMI / Sumber: cahayamediaindonesia.com)