Tim Media (11/05/2024) – Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, mencatatkan tonggak sejarah penting melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan IDUKA The Kanjeng Hotel Group Kuta–Bali. Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung pada Kamis, 9 Mei 2024, sebagai langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri pariwisata.
MoU ini menegaskan kesepakatan kedua belah pihak dalam penyelenggaraan program magang atau Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi siswa SMKN 1 Jerowaru. Penandatanganan dilakukan oleh perwakilan masing-masing institusi, dengan Ruly Indarto selaku Director of Human Capital The Kanjeng Hotel Group Bali hadir sebagai salah satu tokoh kunci dalam kerja sama tersebut.
Kerja sama ini diharapkan mampu memberikan pengalaman kerja nyata bagi siswa, sekaligus meningkatkan kompetensi, wawasan, dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia industri. Program magang ini menjadi bentuk nyata implementasi link and match antara sekolah kejuruan dan dunia usaha/dunia industri (DUDI).
Ruly Indarto menyampaikan apresiasinya atas terjalinnya kerja sama tersebut. Ia menegaskan komitmen The Kanjeng Hotel Group dalam mendukung pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia di Indonesia.
“Kami berharap melalui program magang ini, para siswa dapat memperoleh pengalaman berharga yang akan menunjang kesiapan mereka memasuki dunia kerja serta membangun karier di industri perhotelan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SMKN 1 Jerowaru, Azany, MM, menyambut positif penandatanganan MoU ini. Menurutnya, kerja sama dengan The Kanjeng Hotel Group merupakan langkah strategis dalam menyiapkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari The Kanjeng Hotel Group Bali. Harapan kami, setelah siswa menyelesaikan PKL, mereka memiliki peluang untuk melanjutkan karier di dunia industri, khususnya di The Kanjeng Hotel,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala SMKN 1 Jerowaru juga secara langsung mengunjungi The Kanjeng Hotel Kuta–Bali untuk berdiskusi sekaligus memastikan kesiapan tempat PKL. Kunjungan ini dilakukan guna menjamin bahwa seluruh fasilitas dan kebutuhan siswa selama magang, termasuk tempat tinggal, telah sesuai dengan standar yang ditetapkan sekolah.
“Saya ingin memastikan secara langsung kesiapan pihak hotel, karena ini merupakan pertama kalinya kami mengirim siswa PKL ke Bali. Kami ingin semuanya berjalan sesuai standar, mulai dari lingkungan kerja hingga tempat tinggal siswa,” jelas Azany saat dihubungi Tim Media melalui WhatsApp.
Program PKL ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi kedua belah pihak serta menjadi contoh kolaborasi berkelanjutan antara institusi pendidikan dan industri dalam mencetak generasi muda yang siap kerja dan berkompeten.