Tim Media 30/03/2026 - Mengawali kegiatan belajar mengajar (KBM) pasca libur panjang Hari Raya Idulfitri 1447 H, keluarga besar SMK Negeri 1 Jerowaru menyelenggarakan acara Halal Bihalal pada Senin, 30 Maret 2026. Kegiatan ini dipusatkan di lapangan utama sekolah dan diikuti oleh seluruh elemen sekolah dengan penuh antusias.
Silaturahmi Seluruh Civitas Akademika Acara yang dimulai pukul 07.00 WITA ini dihadiri oleh Kepala Sekolah, staf tata usaha, seluruh jajaran guru, serta siswa-siswi kelas 10, 11, dan 12. Kehadiran lengkap seluruh tingkat kelas ini menjadikan momen Halal Bihalal tahun ini terasa sangat spesial dan megah.
Dalam sambutannya, pihak sekolah menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan serta membersihkan hati agar siap kembali fokus pada agenda pendidikan ke depan.
"Melalui momentum Halal Bihalal ini, kita harapkan semangat kebersamaan di lingkungan SMKN 1 Jerowaru semakin solid, sehingga proses transformasi ilmu pengetahuan berjalan lebih harmonis," ujar perwakilan pimpinan sekolah.
Suasana Khidmat di Lapangan Sekolah Meskipun baru saja kembali dari masa liburan, kedisiplinan tetap terlihat dari tertibnya barisan siswa di lapangan. Prosesi saling memaafkan dilakukan secara simbolis dan dilanjutkan dengan bersalam-salaman antara siswa dan guru. Suasana haru dan ceria bercampur menjadi satu, mencerminkan identitas SMKN 1 Jerowaru sebagai sekolah yang menjunjung tinggi nilai-nilai karakter dan budi pekerti.
Persiapan Menuju Agenda Akhir Semester Selain sebagai ajang silaturahmi, hari pertama masuk sekolah ini juga menjadi titik awal bagi siswa kelas 12 untuk mempersiapkan langkah menuju dunia kerja maupun perguruan tinggi pasca ujian. Sementara bagi kelas 10 dan 11, momen ini menjadi pemacu semangat untuk menyelesaikan sisa semester genap dengan prestasi terbaik.
Sebagai puncak sekaligus penutup rangkaian kegiatan, seluruh keluarga besar SMKN 1 Jerowaru tumpah ruah dalam prosesi salaman massal yang memenuhi lapangan sekolah. Tradisi ini diawali dengan barisan guru dan staf yang saling berjabat tangan, menciptakan suasana haru dan penuh keakraban di antara rekan sejawat.
Setelah itu, suasana semakin menyentuh saat ribuan siswa-siswi mulai bergerak dengan tertib membentuk barisan panjang untuk menyalami bapak dan ibu guru mereka. Satu per satu siswa dari kelas 10, 11, hingga kelas 12 memberikan penghormatan terakhir di momen lebaran ini kepada para pendidik.
"Melihat anak-anak antre dengan tertib untuk bersalaman dengan kami, rasanya semangat mengajar itu kembali penuh. Ini bukan sekadar formalitas, tapi simbol bahwa hubungan guru dan murid di sini sudah seperti keluarga sendiri," ujar salah satu guru senior di sela-sela kegiatan.
Advertisement
Suasana lapangan yang tadinya formal berubah menjadi momen emosional yang hangat. Gelak tawa pecah saat para siswa saling meminta maaf satu sama lain, menandakan bahwa segala perselisihan kecil sebelum libur panjang telah luruh di hari yang fitri ini.