Artikel

Penutupan MPLS SMKN 1 Jerowaru: Kejutan yang Bikin Haru untuk Para Peserta dan Guru

Penutupan MPLS SMKN 1 Jerowaru: Kejutan yang Bikin Haru untuk Para Peserta dan Guru
Artikel
17 July 2024
administrator
83 x
2 menit

Tim Media (17/07/2024) – Penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMKN 1 Jerowaru Tahun Pelajaran 2024/2025 berlangsung dengan suasana yang sangat emosional dan penuh makna. Sebuah konsep penutupan yang tidak biasa namun menyentuh hati berhasil meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta MPLS maupun para guru.

Advertisement

Kepala SMKN 1 Jerowaru, Azany, MM, menggagas sebuah ide sederhana namun sarat makna, yakni menutup rangkaian MPLS dengan mengenang perjuangan dan pengorbanan orang tua melalui lagu “Ayah Ibu.” Ide tersebut kemudian direalisasikan melalui kolaborasi dengan Tim Media Sekolah dan disiapkan secara rahasia. Hanya kepala sekolah dan tim media yang mengetahui konsep tersebut, sehingga momen penutupan menjadi sebuah kejutan emosional bagi seluruh hadirin.

Pada saat penutupan MPLS, ditayangkan sebuah video yang menampilkan aktivitas keseharian para orang tua siswa dalam mencari nafkah. Tayangan tersebut memperlihatkan kerja keras, kelelahan, serta ketulusan orang tua dalam mendukung pendidikan anak-anak mereka. Suasana aula pun berubah hening, dipenuhi rasa haru saat para siswa menyadari besarnya pengorbanan orang tua yang selama ini mungkin luput dari perhatian.

Puncak acara terjadi ketika Iyan, guru kesenian SMKN 1 Jerowaru yang dikenal memiliki bakat vokal, membawakan lagu “Ayah Ibu.” Dengan suara yang penuh penghayatan, lagu tersebut mengalun mengiringi tayangan video, membuat suasana semakin emosional. Tangis haru tampak dari sejumlah siswa, bahkan beberapa guru pun tak kuasa menahan air mata.

Lirik lagu yang menyentuh dan visual perjuangan orang tua yang ditampilkan berhasil menyampaikan pesan moral yang kuat tentang pentingnya menghargai, menghormati, dan membalas jasa orang tua.
“Saya tidak pernah benar-benar menyadari betapa beratnya perjuangan orang tua saya sampai melihat video ini. Saya berjanji akan lebih menghargai dan membantu mereka,” ungkap salah satu peserta MPLS dengan mata berkaca-kaca.

Para guru yang hadir juga memberikan apresiasi atas konsep penutupan tersebut.
“Ini adalah salah satu penutupan MPLS paling bermakna yang pernah saya ikuti. Ide dari Bapak Kepala Sekolah benar-benar luar biasa dan menyentuh hati,” ujar salah seorang guru.

Penutupan MPLS tahun ini tidak hanya menjadi akhir dari rangkaian pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi sarana penanaman nilai-nilai karakter, empati, dan rasa hormat kepada orang tua. Momen ini meninggalkan kesan mendalam yang akan terus dikenang oleh para siswa sebagai bekal awal perjalanan mereka menempuh pendidikan di SMKN 1 Jerowaru.

Advertisement

Dengan penutupan yang penuh makna ini, SMKN 1 Jerowaru kembali menegaskan komitmennya untuk tidak hanya mencetak siswa yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, budi pekerti, dan kepedulian terhadap nilai-nilai kehidupan.

Video Terkait
83
2 menit
Bagikan:

Diskusi 0

Belum ada komentar