Tim Media (12/12/2023) - Komitmen SMK Negeri 1 Jerowaru terhadap pelestarian lingkungan kembali dibuktikan melalui aksi nyata di lapangan. Pada Selasa (12/12/2023), keluarga besar SMKN 1 Jerowaru bergabung dalam kegiatan penanaman 1.000 pohon mangrove yang dipusatkan di kawasan Ekowisata Balai Mangrove Jerowaru, Lombok Timur.
Kegiatan ini melibatkan puluhan anggota OSIS yang didampingi langsung oleh Pembina OSIS dan para guru. Aksi hijau ini bertujuan untuk memperkuat ekosistem pesisir serta menjaga keberlanjutan hayati di wilayah yang kini menjadi salah satu destinasi ekowisata unggulan di Lombok Timur tersebut.
Membentuk Karakter Siswa Peduli Lingkungan
Kepala SMKN 1 Jerowaru, Bapak Azany Muzamil Masany, ST., M.Pd., memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Beliau menegaskan bahwa pendidikan karakter tidak hanya terjadi di dalam ruang kelas, tetapi juga melalui interaksi langsung dengan alam.
"SMKN 1 Jerowaru tidak hanya fokus mencetak generasi unggul di bidang akademis dan kejuruan, tetapi juga ingin membentuk karakter siswa yang memiliki empati tinggi terhadap lingkungan. Kami berharap melalui aksi ini, siswa memahami betapa vitalnya peran mangrove bagi masa depan ekosistem kita," ujar Bapak Azany.
Kolaborasi dengan Balai Mangrove Jerowaru
Pihak Balai Mangrove Jerowaru selaku mitra kegiatan menyambut hangat antusiasme dari warga sekolah. Perwakilan Balai Mangrove, Bapak Lukman, mengapresiasi kontribusi aktif yang diberikan oleh para siswa dan guru.
"Kami sangat senang melihat semangat kepedulian dari SMKN 1 Jerowaru. Penanaman ini tidak hanya memberikan manfaat ekologis jangka panjang, tetapi juga membangun kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga benteng pesisir kita," ungkap Bapak Lukman.
Inspirasi untuk Masa Depan Berkelanjutan
Melalui penanaman 1.000 pohon mangrove ini, SMKN 1 Jerowaru berharap dapat memicu semangat sekolah-sekolah lain serta masyarakat sekitar untuk lebih aktif dalam menjaga kelestarian alam, khususnya di wilayah pesisir Lombok Timur.
Aksi ini menjadi bukti nyata bahwa dunia pendidikan dan kepedulian lingkungan dapat berjalan beriringan demi menciptakan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.