Tim Media (23/01/2025) – SMKN 1 Jerowaru dihebohkan oleh kunjungan seorang guru tamu internasional yang sangat dinantikan, Miss Ana, dari Spanyol. Dalam kunjungannya, Miss Ana berbagi berbagai pengalaman dan wawasan berharga tentang industri pariwisata di Spanyol dengan para siswa jurusan pariwisata (ULW) SMKN 1 Jerowaru.
Kegiatan yang berlangsung dengan penuh semangat ini diawali dengan sesi diskusi di kelas, di mana Miss Ana menjelaskan berbagai aspek penting tentang pariwisata, mulai dari manajemen destinasi hingga budaya layanan yang khas di Spanyol. Para siswa sangat antusias mendengarkan cerita dan pengalaman nyata yang dibagikan oleh Miss Ana, yang telah berkiprah selama bertahun-tahun di industri tersebut.
Selain memberikan materi di kelas, Miss Ana juga berkesempatan mengunjungi TeFa Desain Grafika yang ada di SMKN 1 Jerowaru. Di sana, ia menyaksikan langsung proses produksi yang dijalankan oleh para siswa, mulai dari tahap perencanaan hingga hasil akhir karya mereka. Miss Ana terkesan dengan kreativitas dan inovasi yang ditampilkan oleh para siswa, dan tidak ragu memberikan apresiasi serta masukan berharga untuk lebih meningkatkan kualitas karya mereka.
Tidak hanya itu, Miss Ana juga menyempatkan diri mengunjungi TeFa/Kelas Wirausaha Tata Boga. Di sini, Miss Ana melihat langsung bagaimana para siswa menjalankan usaha kuliner mereka, dari tahap persiapan bahan hingga penyajian hidangan yang lezat. Beliau sangat terkesan dengan keahlian memasak dan keterampilan berwirausaha yang dimiliki oleh para siswa, serta memberikan pujian dan masukan untuk lebih mengembangkan usaha mereka.
Selama kunjungan di TeFa/Kelas Wirausaha Tata Boga, Miss Ana berinteraksi dengan para siswa dan staf pengajar, bertukar pikiran tentang berbagai teknik memasak dan manajemen usaha kuliner di Spanyol. Pertukaran pengetahuan ini tidak hanya memberikan wawasan baru bagi para siswa, tetapi juga membuka peluang kerjasama internasional di masa depan.
Kehadiran Miss Ana di SMKN 1 Jerowaru menjadi momen yang sangat berharga bagi seluruh warga sekolah. Para siswa merasa sangat terinspirasi dan termotivasi untuk terus mengembangkan diri dalam bidang pariwisata, desain grafika, dan tata boga, serta bertekad untuk menggapai prestasi yang lebih tinggi.
Kegiatan ini juga membuktikan bahwa pendidikan tidak mengenal batas geografis, dan kolaborasi internasional dapat memberikan dampak positif yang signifikan dalam peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.